Salam Ksatria Airlangga!
Perkenalkan nama saya Dewi Indra Pratiwi, mahasiswa baru tahun 2018 di Program
Studi S1 Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan. Saya merupakan mahasiswa
yang berasal dari Surabaya. Sejak kecil saya sudah cukup mengenal Univeristas
Airlangga (UNAIR) yang merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia.
Predikat UNAIR tersebut yang memotivasi saya untuk bergabung menjadi bagian
dari Universitas Airlangga dengan mengikuti seleksi masuk pada tahun ini,
bertepatan juga dengan tuntasnya belajar saya di SMA.
PKKMB atau singkatan dari
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru merupakan nama lain dari OSPEK
yang dulu sering disebut untuk program pengenalan mahasiswa baru pada
kampusnya. PKKMB sendiri terdiri dari dua jenis yaitu PKKMB Universitas dan
PKKMB Fakultas. Program ini dibagi menjadi dua tentunya agar kami mahasiswa
baru tidak hanya mengenal gedung Univesitas Airlangga saja, melainkan mengerti
seisinya yang berarti sejarahnya, orang-orangnya, sampai filosofinya dan juga
lebih akrab dengan lingkungan belajar barunya.
Disini saya akan menceritakan pengalaman PKKMB saya di
fakultas. PKKMB kali ini dilaksanakan di kampus saya sendiri yaitu Fakultas
Perikanan dan Kelautan atau yang biasa disebut FPK. Hari pertama tanggal 8 Agustus 2018 pukul
07.00 WIB kami para mahasiswa baru serta kakak-kakak panitia sudah siap
berkumpul dan bebaris api di lapangan FPK, untuk melaksanakan apel pagi. Pagi
itu sungguh menyenangkan disapa oleh kakak-kakak panitianya yang begitu ramah,
memperkenalkan nama kelompok berciri khas kelautan dan semangat yang diutarakan
bapak Agustono yang menjadi Pembina apel. Kemudian kami masuk ke kelas kami
masing-masing. Di kelas kami diperkenalkan dengan nama angkatan kami yaitu
shark, beserta dengan jargonnya. Materi pun menantri gilirannya untuk
dipresentasikan kepada kami. Dari awal sejarah berdirinya FPK, susunan dosen
dari awal hingga saat ini, hingga materi tentang fasilitas-fasilitas yang ada
di FPK. setelah mendengarkan hal-hal positif dari bapak ibu dosen yang
memberikan materi, merekan menyemangati kami bahwa untuk menjadi sukses tidak
perlu dengan harus menggunakan jas praktek dokter, atau mungkin jas berdasi
rapi dengan sepatu mengkilatnya. Tetapi hanya dengan membudidayakan suatu
organisme laut pun, kita bisa menjadi sukses. Dari situ saya mulai semangat
kembali untuk menjadi orang sukses dan saya akan membuktikan kepada teman-teman
dan lebih mempercayakan orangtua saya kembali bahwa saya juga bisa sukses di
dunia perikanan. Materi pun berlalu dan cukup membosankan di akhir karena
penjelasan yang begitu cepat, dan selalu ketambahan dengan materi-materi baru
lagi. Setidaknya apa yang dijelaskan sudah saya catat, jadi bukan menjadi suatu
hal yang sia-sia saja. Saat makan siang tiba-tiba seorang kakak panitia datang
dengan suara yang lantang, dan dengan ekspresi yang tidak mengenakkan. Kami
terkejut, dan kami tidak tahu mereka siapa, kenapa masuk dengan posisi
marah-marah? Kami benar-benar dimarahi
habis-habisan karena kita satu angkatan belum bisa solid terhadap satu
dengan yang lain. Contohnya datang terlambat tidak ada yang peduli. Akhirnya
kami tidak jadi makan untuk beberapa saat hanya untuk mendengarkan ceramahan
dari kakak Sie Kedisiplinan. Ada benarnya pula dari perkataan kakak-kakak SieDis.
Kemudian kami hanya diperbolehkan makan hanya dengan waktu 30 menit dan harus
sudah selesai dan kardus makanan sudah dilipat scara rapi di tempat sampah.
Perlu diketahui bahwa mahasiswa FPK itu solid terhadap temannya satu sama lain,
dan kami mempunyai kebiasaan yaitu melipat kardus makanan setelah makan. Saya
merasa terlatih untuk menjadi lebih disiplin.
Hari kedua tanggal 9 Agustus
2018, sangat berkesan karena materi kali ini dibawakan oleh kakak-kakak tingkat
yang sudah memiliki pengalaman-pengalaman yang luar biasa selama belajar di FPK
ini. Tidak hanya di FPK UNAIR saja, mereka bahkan ada yang sudah sampai Jepang,
Thailand, Korea menjadi salah satu Student Exchange. Mahasiswa FPK juga tidak
mau kalah dengan fakultas lainya yang bisa melakukan pertukaran pelajar dengan
pelajaran-pelajarannya, tetapi disini persepsinya adalah “untuk belajar ikan
saja sudah bisa keluar negri.” Seperti biasa kakak SieDis datang dan
mengingatkan kami untuk makan siang hanya dengan waktu 15 menit. Hari ini tidak
sama dengan kemarin. Hari ini benar-benar diajak untuk mmemanfaatkan waktu
untuk bersama. Setelah makan 15 menit selesai, saya merasa tidak enak badan,
saya ingat bahwa tadi makan 15 menit itu sebenarnya waktu makan tercepat ang
pernah saya lakukan dan makanannya pun pedas. Perut saya tidak bisa menerima
itu, tak lama kemudian saya harus pergi ke kamar mandi. Dan hal yang tidak
diinginkan pun terjadi, saya diare. Untung sudah dekat waktu pulang, jadi saya
segera pulang untuk istirahat. Tetapi sesampainya saya di rumah pun badan saya
terasa sangat dingin menggigil. Akhirnya pada malam itu saya sakit demam
disertai dengan diare.
Keesokan harinya, PKKMB
Fakultas hari ketiga yaitu tanggal 10 Agustus 2018 saya izin tidak masuk karena
keadaan fisik yang tidak mendukung. Sungguh tidak mengenakkna ketika tidak bisa
bertemu denga teman-teman baru, apalagi belum mengumpulkan tugas yang kemarin
sehingga tugas juga menumpuk dibelakang. Sore harinya di grup kelompok saya, pinctada maxima, ada teman saya yang
mengirimkan foto-foto apa saja yang telah mereka lakukan seharian ini.
Teerenyuh hati ini melihat mereka senang-senang dengan membakar ikan bersama.
Pengalaman yang sungguh
berkesan untuk PKKMB kali ini, walaupun tidak didukung dengan keadaan fisik
saya, tetapi secara keseluruhan saya bangga menjadi bagian dari Fakultas
Perikanan dan Kelautan di Universitas Airlangga ini. Dan saya juga memiliki
tekad untuk turut menciptakan Airlangga yang lebih maju, dengan belajar
sugguh-sungguh dan selalu berusaha membanggakan almamater. Saya akan senantiasa
aktif dan menggunakan ilmu untuk kegiatan bermanfaat bagi nusa dan bangsa.
Seperti yang tertuang dalam lirik Hymne Airlangga, “bagimu almamater,
kuberjanji setia. Berdharma bakti suci, berjasa mulia”.
Dewi Indra Pratiwi
S1 - Akuakultur
141811133067
Http://fpk.unair.ac.id
Comments
Post a Comment